:: Fields Of Gold – Sting ::

You’ll remember me when the west wind moves
Upon the fields of barley
You’ll forget the sun in his jealous sky
As we walk in the fields of gold

So she took her love
For to gaze awhile
Upon the fields of barley
In his arms she fell as her hair came down
Among the fields of gold

Will you stay with me, will you be my love
Among the fields of barley
We’ll forget the sun in his jealous sky
As we lie in the fields of gold

See the west wind move like a lover so
Upon the fields of barley
Feel her body rise when you kiss her mouth
Among the fields of gold
I never made promises lightly
And there have been some that I’ve broken
But I swear in the days still left
We’ll walk in the fields of gold
We’ll walk in the fields of gold

Many years have passed since those summer days
Among the fields of barley
See the children run as the sun goes down
Among the fields of gold
You’ll remember me when the west wind moves
Upon the fields of barley
You can tell the sun in his jealous sky
When we walked in the fields of gold
When we walked in the fields of gold
When we walked in the fields of gold

*nice song…

:: Tertawa sejenak ::

Ada seorang gadis cantik, dia sedang dalam perjalanan menuju ke kantor, di angkutan umum dia bertemu seorang ibu muda yang tidak kalah cantik dengannya. Iseng si gadis pun bertanya:

Gadis : “Bu, apakah ibu sudah berkeluarga?”
Ibu : “Sudah.”
Gadis : “Sudah punya anak?”
Ibu : “Oh ya, Anak laki-laki.”
Gadis : “Wow cowok. Apakah ia merokok?”
Ibu : “Tidak dong…”
Gadis : “Apakah ia minum minuman keras?”
Ibu : “Setetes pun tidak.”
Gadis : “Suka main cewe ga?”
Ibu : “Jangan sampe…”

Si gadis pun tertarik, tipe dia banget tuh cowok.

Gadis : “Ah, jarang sekali ada cowo seperti itu di jaman sekarang, ngomong-ngomong usia anak ibu berapa?”
Ibu : “Oooo, kemaren dia baru merayakan ulang tahunnya yang pertama…”
Gadis : “oooooowwwhhh….!!!”

:: 20 Cara Menghargai Tubuh Sendiri – Kompas ::

(taken from Kompas – Sabtu, 2 Januari edisi online)

KOMPAS.com
– Apakah Anda cukup puas dengan tubuh sendiri? Bila kurang puas, ikuti saran dari Margo Maine, Ph.D berikut ini:

  1. Tubuh Anda adalah ciptaan Tuhan yang luar biasa, mulailah untuk menghargainya.
  2. Buat daftar yang mencantumkan hal-hal yang dapat dilakukan tubuh Anda. Baca dan tambah terus daftar itu.
  3. Sadari apa yang bisa dilakukan tubuh Anda setiap hari. Ingatlah bahwa tubuh adalah instrumen kehidupan, bukan sekadar hiasan
  4. Buatlah daftar orang-orang yang Anda kagumi: orang yang banyak menyumbang hal positif dalam hidup Anda, di masyarakat dan di dunia. Perhatikan apakah penampilan fisik mereka tampak penting dalam menunjang kesuksesan dan pencapaiannya.
  5. Berjalanlah dengan kepala diangkat, didukung rasa percaya diri.
  6. Jangan biarkan berat badan atau postur tubuh menghalangi Anda menikmati kegiatan yang disukai.
  7. Pakailah baju yang nyaman, disukai dan terasa enak di tubuh.
  8. Hitung berkat yang Anda terima, bukan kemalangan-kemalangan.
  9. Pikirkan hal-hal lain yang bisa dicapai dengan waktu dan energi yang dihabiskan untuk mengkhawatirkan badan dan penampilan.
  10. Jadilah sahabat serta pendukung, bukan musuh bagi tubuh sendiri.
  11. Pikirkan bahwa kulit Anda beregenerasi setiap bulan, perut setiap lima hari, liver setiap 6 minggu dan tulang setiap tiga bulan.
  12. Setiap bangun tidur di pagi hari jangan lupa berterimakasih atas istirahat untuk tubuh sehingga tubuh terasa segar.
  13. Setiap malam saat akan tidur jangan lupa berkata kepada tubuh Anda betapa berharganya tubuh, sehingga membantu melaksanakan tugas sehari-hari.
  14. Temukan metode latihan olahraga yang Anda nikmati dan lakukan secara teratur. Tapi jangan berolahraga untuk menurunkan berat badan atau melawan tubuh sendiri. Lakukan olahraga untuk kesehatan dan kekuatan tubuh, karena membuat Anda nyaman.
  15. Ingat kembali saat Anda merasa nyaman dengan tubuh Anda. Katakan pada diri sendiri Anda dapat merasa seperti itu lagi, bahkan pada usia yang tidak muda lagi.
  16. Buatlah daftar 10 hal positif tentang diri sendiri tanpa menyebut penampilan fisik.
  17. Buat tulisan dan tempel di kaca rias: saya tampil menarik dari dalam dan luar.
  18. Cari hal-hal indah yang ada di dunia dan pada diri Anda sendiri.
  19. Mulailah berkata pada diri sendiri: hidup itu terlalu singkat untuk menghabiskan waktu membenci tubuh sendiri.
  20. Makanlah ketika lapar dan istirahat ketika lelah. Carilah teman-teman yang bisa mengingatkan akan kecantikan luar dan dalam yang ada pada diri Anda. @diy

Berapa cara yang telah anda lakukan untuk alternatif cara di atas? Semakin banyak, saya rasa semakin bagus.

NB: Tulisan ini dibuat hanya untuk dokumentasi pribadi. Tidak bermaksud memihak atau menjatuhkan salah satu pihak.

:: denn mein Vater – for my Father ::

Bagi seseorang yang beranjak dewasa, yang sedang jauh dari orang tua, akan sering merasa rindu ibunya.
Bagaimana dengan ayah?

Mungkin karena ibu lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaan setiap hari. Tapi tahukah kamu, jika ternyata ayahlah yang mengingatkan ibu untuk meneleponmu?

Saat kecil, ibulah yang lebih sering mendongeng. Tapi tahukah kamu bahwa sepulang ayah bekerja dengan wajah lelah beliau selalu menanyakan apa yang kamu lakukan seharian.

Saat kamu sakit batuk/pilek, ayah kadang membentak “sudah dibilang! jangan minum es!”. Tapi tahukah kamu bahwa ayah khawatir?

Ketika kamu remaja, kamu menuntut untuk dapat ijin keluar malam. Ayah dengan tegas berkata “tidak boleh!” Sadarkah kamu bahwa ayah hanya ingin menjagamu? Karena bagi ayah, kamu adalah seseorang yang sangat berharga, melebihi apa pun.

Saat kamu bisa lebih dipercaya, ayahpun melonggarkan peraturannya. Kamu tetap akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. Maka yang dilakukan ayah adalah menunggu semalaman di ruang tamu dengan sangat khawatir, tak terpikirkan baginya untuk tidur sedetik pun.

Ketika kamu dewasa,dan harus kuliah di kota lain. Ayah harus melepasmu. Tahukah kamu bahwa badan ayah terasa kaku untuk memelukmu? Dan ayah sangat ingin menangis.

Di saat kamu memerlukan ini-itu, untuk keperluan kuliahmu, ayah hanya mengernyitkan dahi. Tapi tanpa menolak, beliau memenuhinya.

Saat kamu wisuda. Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan bertepuk tangan untukmu. Ayah akan tersenyum dan bangga. Sampai ketika teman pasanganmu datang untuk meminta izin mengambilmu dari ayah.

Ayah akan sangat berhati-hati dalam memberi izin. Dan akhirnya, saat ayah melihatmu duduk di pelaminan bersama seseorang yang dianggapnya pantas, matanya berkaca-kaca menahan haru, dan ia pun tersenyum bahagia.

Apa kamu tahu, bahwa ayah sempat pergi ke belakang dan menangis? ayah menangis karena ayah sangat bahagia. Dan ia pun berdoa “Ya Tuhan, tugasku telah selesai dengan baik. Bahagiakan. Putra/putri kecilku yang manis bersama pasangannya.”

Setelah itu ayah hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk dengan rambut yang memutih dan badan yang tak lagi kuat untuk menjagamu.

Selama hidupnya, ayah hanya memikirkan kebahagiaan kita sebagai anaknya, namun apakah kita pernah memikirkan kebahagiaan ayah kita?

Teruntuk,

Ayahku.
Pahlawanku.
Panutanku.

[disadur dari berbagai sumber – Ari Mogi – http://blog.cybermogi.net]

:: Lagu sejenak – dari Sujiwo Tedjo ::

Lagu ini sudah cukup lama, tapi gara-gara seorang kawan yang bernama Sri, jadi tergugah untuk mencari lebih lanjut tentang lagu ini, ternyata yang menggubah lagu ini adalah Sujiwo Tedjo. Menakjubkan…
Silahkan dinikmati (hanya liriknya) saja…

Song : “Minggat”
Artist : “Sujiwo Tedjo”

Sri
Kapan Kowe Bali
Kowe Lungo Ora Pamit Aku
Jarene Neng Pasar Pamit Tuku Trasi
Nganti Saiki Kowe Ora Bali

Sri
Opo Kowe Lali
Janjine Sehidup Semati
aku Ora Nyono Kowe Arep Lungo
Loro Atiku Atiku Loro

Ndang Balio Sri
Ndang Balio
aku Loro Mikir Kowe Ono Ngendi
Tego Temen Kowe Minggat Niggal Aku

Yen Pancene Sri
Kowe Eleng Aku
Ndang Balio aku Kangen Setengah Mati

Sri
Kapan Kowe Bali
Kowe Lungo Ora Pamit Aku
Jarene Neng Pasar Pamit Tuku Trasi
Nganti Saiki Kowe Ora Bali

Ndang Balio Sri
Ndang Balio
aku Loro Mikir Kowe Ono Ngendi
Tego Temen Kowe Minggat Niggal Aku
=============================

Ari Mogi
http://www.cybermogi.net

:: Play Nethack ::

By Francisco Rangel
(To the tune of Paint It Black by The Rolling Stones)

I see a red D and I want to play nethack
Go down to Gehennom and bring the trinket back
I see the grid bugs bite, the Kop runs with a hose
I light my magic lamp and so the darkness goes

Drop stuff on altars but they’re cursed so they glow black
I stash my scrolls and potions in an oilskin sack
I see corpses all around, I’ll eat them right away
Hope I get intrinsics, hope my god will let me pray

Sit on a throne and get to genocide some L’s
The Oracle will speak, and the shopkeeper sells
Get a prize from Sokoban and then on to clear the quest
Kill Medusa, find the castle, open up that chest

The Valley of the Dead, and David’s Treasure Zoo
I’ll visit Vlad and get the Candelabrum too
If I look hard enough for the vibrating square
I’ll kill the wizard, get the Book, and I’ll be there

I’ll get the amulet and make a run for it
With demons on my tail, I hope I don’t get hit
Go through the planes and reach the altars at the end
I’ll sacrifice the amulet and I’ll ascend

I wanna beat this game, it’s so hard, cannot save, can’t restart
I’ll go to Gehennom, with my pet by my side
Don’t eat the food that’s tainted, tainted, tainted, or you’ll die, yeah!

:: Anne Ahira? Siapa takut!!! ::

Introduction
Pagi-pagi, saya datang ke kantor kampus, mengecek email, dan mendapati email dari seorang kawan lama sewaktu kuliah, masuk di inbox. Setelah saya buka, isinya cukup menarik, berikut saya cuplikkan dari email saya tersebut.

=====email begins here
Subject: Re: Penting, dari k*******!

Isi :
Hi bli ****,

bli **** pernah mendengar nama Anne Ahira?

Dia suka menulis artikel-artikel motivasi & diberikan secara gratis kepada masyarakat Indonesia! Saat ini pembacanya sudah mencapai lebih dari 100 ribu orang!

Saya sarankan semua teman-teman saya untuk berlangganan “Asian Brain Newsletter” milik Anne Ahira, karena tulisannya bagus & bisa memberikan motivasi.

Silakan kunjungi situsnya: www._AsianBrain_Newsletter._com – (GRATIS)

Saya juga berlangganan di sana! Enjoy! 🙂

k******
=====email ends here

Methodology
wuih, dari pertama membaca, saya merasa ada yang janggal. Subjek emailnya saja (Re: Penting,) — reply? perasaan saya tidak pernah mengirim apapun ke dia. Kemudian dengan bahasanya yang cukup ‘baku’ dengan EYD, saya pun merasa aneh, biasanya ngobrol sama dia menggunakan bahasa Bali, tapi kok tiba-tiba menjadi bahasa Indonesia dengan EYD pula. Ada yang tidak beres. Dengan berbekal pengalaman ‘phising’ dan ‘anti-hoax’ yang dulu pernah beberapa kawan saya alami, saya pun melakukan ‘googling‘ dan ‘binging‘; dan mendapatkan beberapa artikel menarik tentang Anne Ahira ini.

Solving
Tiga di antaranya adalah orang-orang yang sudah terkenal dalam menulis blog, yaitu:
1. Mas Priyadi di Priyadi’s Place.
2. Bung Enda di Enda Nasution’s Weblog.
3. Anti Anne Ahira di Anti Anne Ahira Blogspot.

Mohon maaf, link-link yang lain tidak saya cantumkan, tetapi hanya saya baca saja.
Saya jadi semakin yakin, kalau ini Anne Ahira ini adalah hanya sebuah masalah lain di internet (Yet another problem in Internet). 😀 hehehehehe…

Conclusion
Buat teman-teman yang lain yang belum terlanjur jatuh dalam kubangan, mungkin bisa berpikir kembali sebelum mengambil keputusan. Mengutip sedikit dari cerita seorang kawan (Anom Gautama) yang mengatakan: “Setiap orang bebas mengambil keputusan dan menghadapi konsekuensi-konsekuensi logis dari keputusan tersebut, itulah kebebasan.”
Sekali lagi, keputusan ada di tangan anda. Dil ora dil?

Tabik,

Ari Mogi
http://www.cybermogi.net
http://www.satubuku.net

[NB:]
Buat Mas Priyadi dan Bung Enda, maafkan saya kalau salah menyebut gelar dan langsung mencomot alamat. Terima Kasih.