:: Bagaimana Google Mencari, Mengumpulkan dan Merangking Kata Kunci ::

Judul Asli :
Bagaimana Google Mencari, Mengumpulkan dan Merangking Kata Kunci

Untuk belajar SEO mungkin hal yang paling tepat adalah sedikit mengerti mengenai teknologi atau teori yang digunakan oleh mesin pencari dalam hal bagaimana mesin pencari (search engine) mengumpulkan dan merangking suatu halaman web, dengan mengetahui teorinya mungkin kita akan mempunyai gambaran bagaimana cara mengisi atau menulis artikel di web.

Google menggunakan teori yang dinamakan “PigeonRank” dimana teori ini diciptakan dan dikembangkan oleh pendiri Google sendiri yaitu Larry Page dan Sergey Brin.

Teori PigeonRank Google :

Mencari dan Meng-index

Pencarian oleh Google dilakukan oleh googlebots (robot google) yg namanya “SPIDERS”, robot ini menghubungi seluruh web server didunia untuk mendapatkan document. Pencarian ini tentu saja tidak membabi buta mencari tetapi juga atas ijin dari web server atau webmaster. Suatu web baru, akan lebih cepat dicari oleh robot Google jika memberitahukan alamat web yang telah dibuat ke pihak Google ( dengan cara mengirimkan daftar alamat atau file sitemap). Dari hasil pencarian, Google memberikan nomer dari setiap dokumen yang diketemukannya.

Langkah berikutnya (setelah mencari halaman web) adalah membuat peng-index-an. Peng-index-an dilakukan dengan cara melakukan pencarian/scan kata dari setiap dokumen/halaman web, dari pencarian ini akan dibuat sebuah daftar kata yang berisi penjelasan bahwa kata tersebut terdapat didokumen mana. Contoh kata “BELAJAR” terjadi dalam dokumen 3, 8, 22, 56, 68, and 92 dan kata “SEO“ terjadi dalam dokumen 2, 8, 15, 22, 68, and 77.

Dari hal tersebut diatas berarti index telah dibuat, langkah selanjutnya adalah me-ranking dan menentukan hubungan antara kata itu. Ketika pengguna Google mengetikan kata “BELAJAR SEO”, maka Google membutuhkan untuk melakukan

1. Mendapatkan semua halaman yang berisi kata “BELAJAR SEO”
2. Meranking halaman yang berhubungan dan relevan

Untuk melakukan pekerjaan ini Google menggunakan ratusan komputer. Dengan membagi perintah kedalam beberapa mesin (komputer), jawaban (menemukan dan menampilkan data) akan lebih cepat diperoleh. Sebagai ilustrasi, ambillah kita akan mengindex buku yang terdiri dari 30 halaman. Jika satu orang mencari sebagian informasi (data) dalam index membutuhkan beberapa detik. Tetapi jika anda memberikan setiap satu halaman index ke satu orang, sehingga dibutuhkan 30 orang maka pencarian akan lebih cepat.

Bagaimana Google mendapatkan halaman dari kata yang dicari?

Dalam kata “BELAJAR” terdapat pada dokumen 3, 8, 22, 56, 68, dan 92 dan kata “SEO” terdapat pada dokumen 2, 8, 15, 22, 68, dan 77. Jadi kata “BELAJAR SEO” terdapat pada dokumen 8, 22 dan 68.

Cara Merangking

Langkah sebelumnya telah dijelaskan bahwa Google sudah mencari dan mengumpulkan semua halaman yang ada di database mereka yang mengandung kata “BELAJAR SEO” dan langkah selanjutnya adalah merangkingnya. Dalam merangking Google mempertimbangkan 2 hal, yaitu: Ada berapa link halaman dari web lain (biasa disebut dengan backlink) dan Kualitas link. Dengan memiliki 5 atau 6 link dari web lain (web yang sudah masuk kedatabase Google dan memiliki rangking bagus) akan lebih berharga dari pada memiliki 10 atau 12 link dari web yang tidak begitu tekrenal (web yang belum masuk ke database Google atau sudah masuk tetapi memiliki rangking rendah).

Pertimbangan lainnya adalah

* penggunaan 2 kata (BELAJAR dan SEO) dalam artikel akan mendapatkan rangking lebih bagus dari pada hanya 1 kata.
* Pengunaan judul dengan kata “BELAJAR” dan “SEO” akan lebih relevan dari pada judul yang tidak menggunakan kata itu tetapi di artikelnya terdiri dari banyak kata itu.

========
NB: ini bukan saya yang nulis, tapi saya ambil dari sini :
gembong.web.id

5 thoughts on “:: Bagaimana Google Mencari, Mengumpulkan dan Merangking Kata Kunci ::

  1. kk mogi barusan aq ketemu sama Ayu dia lagi foto foto abis maen sepeda harley ama temen2 nya pertamanya gak ngeh soalnya Ayu skrg beda banget. gara gara Jablay kale hehehe
    ngomong ngomong SEO yuk ramein ngiklanin SIAP Online hehehehehe

  2. hehehehe… iya yah… mungkin gara2 itu deh… masa; beda? coba aja disapa… hehehe.. Ayu waktu itu sendirian kok… Ayu bilang dia maen sepeda sendirian…

  3. maap kk baru maen lagi kesini
    waktu itu ayu maen ber-empat temenya ada 3 ada om Dheche juga kok ,
    obrolan aq dan si Oom

    Oom : itu siap ?
    aq : Ayu
    Oom : temen kuliah ?
    aq : Ayu nya mogi !!!
    Oom : loh ngapain dia ..
    aq : katanya maen sama temen2nya

    kesimpulanku ayu kelihatan beda karena
    1. itu malam minggu dan dia seorang gadis muda
    2. dia jablay karena oknum AM yang di sinyalir sebagai kekasih gelapnya sdg jauh

    mogi said
    "coba aja disapa… "
    dan waktu itu Ayu nyapa aq duluan begini dialognya
    *kondisinya waktu itu Om Dheche naek sepeda di depan dengan lampu pemandu dan aq di belakang ngikutin di sebelah kiri ada 4 orang muda mudi lagi narsis foto2an sambil parkirin sepeda pancal berbentuk harley di depan lapang rektorat. Dan kita pun lewat di depan mereka*

    Ayu : Kang idham …!! (sedikit berteriak memanggil)
    aq : heh (karena pakai headset segede gaban) sedikit ragu karena malem minggu ada cewek tiba2 manggil.
    Ayu : apa kabar … (ngajak salaman)
    aq : masih belum ngeh dan tetep memperhatikan dengan seksama *salaman* siapa ya (pelan pelan)
    Ayu : Ayuuuu..
    aq : ooh (sambil malu) lagi ngapain
    Ayu : maen aja , sama siapa kang
    aq : itu Om Dheche …
    Ayu : oh itu Om Dheche ?
    aq : iya
    -dan dialog berikutnya aga samar2 di ingatanku coz aq masih rada2 kaget liat Ayu-

    NB : waktu itu klo gak salah Ayu pake kaos putih celana Sontog di bawah lutut dan rambutnya lebih pendek dari terakhir aq ketemu (sayang waktu itu gak ada kamera jad gak ada skrinsyut)

    kapan maen kemalang mog 😀

  4. @idham: Aku gak ngenalin Ayu soalnya emang kebiasanku kalo lg jalan suka autis gak merhatiin keadaan sekitar. Dan waktu aku nungguin kamu itu juga jaraknya lumayan jauh, gak jelas kamu lg ngomong sama sapa aja. Lagian aku kan emang paling bermasalah kalo disuruh nginget2 wajah orang 🙂

Comments are closed.