:: Gayus sudah kita kenal sejak lama ::

Belakangan ini di berbagai media massa, baik media cetak atau pun elektronik (televisi, radio, atau komputer -baca:internet) sering termuat berita mengenai Gayus, Gayus dan Gayus. Bahkan di salah satu media televisi, ada penyiar yang membacakan berita dengan menyebutkan Gayus dengan kata ganti “Beliau”, wah berarti Gayus ini yang pasti adalah seseorang.

Namun jauh sebelum pemberitaan ini, Gayus sebenarnya telah lama kita kenal, salah satunya adalah lewat bahasa gaul anak-anak, sering terdengar bila seseorang menganggap sebuah lelucon itu tidak lucu maka akan terdengar teriakan “huuuuuuu gayus kamu…!!!”. Selain itu, Agnes Monika juga pernah mengiklankan di televisi untuk sebuah produk minuman dingin, dengan jingle yang terkenal “Semua suka gayus….!!!”. Pernahkah anda mendengar itu?

Nah, sekarang ini, Gayus mulai terkenal lagi… lebih-lebih karena wajahnya mirip seorang presenter yang naik daun dulu, yang terkenal dengan kata-kata ‘katrok’ dan ‘kembali ke leptok’.

Ini adalah contoh cerita dan posting blog yang GAYUS.

:: 20 Cara Menghargai Tubuh Sendiri – Kompas ::

(taken from Kompas – Sabtu, 2 Januari edisi online)

KOMPAS.com
– Apakah Anda cukup puas dengan tubuh sendiri? Bila kurang puas, ikuti saran dari Margo Maine, Ph.D berikut ini:

  1. Tubuh Anda adalah ciptaan Tuhan yang luar biasa, mulailah untuk menghargainya.
  2. Buat daftar yang mencantumkan hal-hal yang dapat dilakukan tubuh Anda. Baca dan tambah terus daftar itu.
  3. Sadari apa yang bisa dilakukan tubuh Anda setiap hari. Ingatlah bahwa tubuh adalah instrumen kehidupan, bukan sekadar hiasan
  4. Buatlah daftar orang-orang yang Anda kagumi: orang yang banyak menyumbang hal positif dalam hidup Anda, di masyarakat dan di dunia. Perhatikan apakah penampilan fisik mereka tampak penting dalam menunjang kesuksesan dan pencapaiannya.
  5. Berjalanlah dengan kepala diangkat, didukung rasa percaya diri.
  6. Jangan biarkan berat badan atau postur tubuh menghalangi Anda menikmati kegiatan yang disukai.
  7. Pakailah baju yang nyaman, disukai dan terasa enak di tubuh.
  8. Hitung berkat yang Anda terima, bukan kemalangan-kemalangan.
  9. Pikirkan hal-hal lain yang bisa dicapai dengan waktu dan energi yang dihabiskan untuk mengkhawatirkan badan dan penampilan.
  10. Jadilah sahabat serta pendukung, bukan musuh bagi tubuh sendiri.
  11. Pikirkan bahwa kulit Anda beregenerasi setiap bulan, perut setiap lima hari, liver setiap 6 minggu dan tulang setiap tiga bulan.
  12. Setiap bangun tidur di pagi hari jangan lupa berterimakasih atas istirahat untuk tubuh sehingga tubuh terasa segar.
  13. Setiap malam saat akan tidur jangan lupa berkata kepada tubuh Anda betapa berharganya tubuh, sehingga membantu melaksanakan tugas sehari-hari.
  14. Temukan metode latihan olahraga yang Anda nikmati dan lakukan secara teratur. Tapi jangan berolahraga untuk menurunkan berat badan atau melawan tubuh sendiri. Lakukan olahraga untuk kesehatan dan kekuatan tubuh, karena membuat Anda nyaman.
  15. Ingat kembali saat Anda merasa nyaman dengan tubuh Anda. Katakan pada diri sendiri Anda dapat merasa seperti itu lagi, bahkan pada usia yang tidak muda lagi.
  16. Buatlah daftar 10 hal positif tentang diri sendiri tanpa menyebut penampilan fisik.
  17. Buat tulisan dan tempel di kaca rias: saya tampil menarik dari dalam dan luar.
  18. Cari hal-hal indah yang ada di dunia dan pada diri Anda sendiri.
  19. Mulailah berkata pada diri sendiri: hidup itu terlalu singkat untuk menghabiskan waktu membenci tubuh sendiri.
  20. Makanlah ketika lapar dan istirahat ketika lelah. Carilah teman-teman yang bisa mengingatkan akan kecantikan luar dan dalam yang ada pada diri Anda. @diy

Berapa cara yang telah anda lakukan untuk alternatif cara di atas? Semakin banyak, saya rasa semakin bagus.

NB: Tulisan ini dibuat hanya untuk dokumentasi pribadi. Tidak bermaksud memihak atau menjatuhkan salah satu pihak.

:: Tarian, Tawa ::

Iya…

aku akan tetap menari…

aku akan tetap tertawa…

kau telah mewarnai hidupku…

dengan cintamu…

aku akan tunjukkan pada dunia…

tarian terbaikku…

dan tawa teriangku….

hingga napasku lepas…

hingga ragaku sirna…

dan hanya akan bersisa cintamu…

cintamu takkan lekang oleh waktu…

sampai kapanpun…