:: Kisah Batu Kecil… ::

Setelah perceraian orang tuanya, seorang remaja putri yang tinggal bersama ibunya, menjadi seorang remaja pemberontak. Puncaknya terjadi ketika pada suatu malam ibunya mendapat telepon dan diminta datang ke kantor polisi, karena si anak menyetir mobil dengan keadaan mabuk.

Sepulang dari kantor polisi, mereka berdua berdiam diri sepanjang perjalanan.

Keesokan harinya, untuk mencegah kebisuan, sang ibu memberikan hadiah berupa kotak kecil kepada si anak. Dengan enggan, remaja ini membuka kotak itu dan melihat bahwa isinya ternyata sebuah batu kecil.

Dengan heran ia melirik ke ibunya dan bertanya, “Untuk apa batu ini Ma?”

“Bacalah kartu ini,” kata ibunya.

Si anak membaca kartu itu dan matanya segera berkaca-kaca. Ia memeluk ibunya kuat-kuat, dan kartu itupun terjatuh. Di kartu itu tertulis:

“Batu kecil ini berumur 200 juta tahun. Selama itulah Mama akan bertahan sebelum Mama menyerah.”

Rob Gilbert – Editor

NB: Sekedar berbagi, untuk seorang kawan yang sedang mengalami hari-hari yang sulit, dan seorang anak yang merasa hidupnya tidak lagi bersahabat, ingatlah bahwa masih ada seorang kawan yang akan berada di sisimu selalu.

:: tentang Kasus Ariel Peter Pan, Luna Maya dan Cut Tari ::

Pendapat saya mengenai kasus ini adalah:

  1. Mereka juga manusia, setiap manusia mempunyai hak asasi. Jangan pernah menganggap mereka kurang atau lebih dari itu, bijaksanalah.
  2. Mereka juga manusia, setiap manusia pernah melakukan atau mempunyai kesalahan, besar kecilnya kesalahan yang diperbuat itu Tuhanlah yang berhak menentukan.
  3. Mereka juga manusia, setiap manusia pernah melakukan atau mempunyai kesalahan, jika kesalahan tersebut telah menyebabkan kerugian di pihak lain, maka hukumlah yang harus ditegakkan.
  4. Mereka juga manusia, setiap manusia pernah melakukan atau mempunyai kesalahan, jangan mengganggap diri sendiri yang paling benar atau tidak pernah melakukan perihal dan perilaku demikian.
  5. Mereka juga manusia, yang kadang kala tidak dapat menahan emosi jika berada dalam kondisi yang tidak prima, jadi jangan paksa-paksa mereka untuk melayani anda.
  6. Mereka juga manusia, kejadian atas perbuatan yang mungkin mereka lakukan itu hanyalah sebagian kecil dari permasalahan-permasalahan sosial yang terjadi di dalam masyarakat kita (Indonesia), jadi sadarlah, taruhlah porsi yang sesuai untuk permasalahan ini, jangan berlebihan (jangan lebay!!!-kata bahasa gaul).
  7. Mereka juga manusia, sadarlah akan hal itu!

Tulisan ini diketik karena jenuhnya pikiran saya atas kejadian ini, padahal terdapat banyak pembahasan yang lebih penting yang menyangkut negara dan bangsa ini yang akhirnya tidak kita perhatikan karena porsi perhatian kita yang berlebihan terhadap kasus ini.

(July 3rd, 2010, at Anom’s House in Central Balinize Headquarter)